EkGuru › Belajar bahasa Hindi dari nol
Panduan jujur untuk penutur bahasa Indonesia: apa yang sudah Anda miliki secara gratis, apa yang sama sekali baru, dan urutan yang benar untuk memulai.
Penutur bahasa Indonesia memulai bahasa Hindi dengan keuntungan kosakata terbesar di antara semua bahasa di luar Asia Selatan, dan hampir tidak ada yang memberitahukannya.
Bahasa Indonesia menyerap lapisan Sanskerta yang sangat besar, dan bahasa Hindi mewarisi kata-kata yang sama dari sumber yang sama: bahasa, guru, dunia, cinta, negara, kepala, raja, harta, warna, cerita, sederhana. Ratusan kata sudah setengah dikenali sebelum pelajaran pertama.
Selain itu, vokal bahasa Indonesia hampir persis sejajar dengan vokal pendek bahasa Hindi, sehingga pelafalan vokal Anda benar sejak hari pertama. Dan karena bahasa Indonesia tidak memiliki gender maupun konjugasi kala, Anda membangun dari dasar yang bersih — tidak ada kebiasaan yang harus dibuang.
Sistem konsonan, terus terang. Bahasa Indonesia tidak memiliki konsonan beraspirasi maupun konsonan retrofleks, sedangkan bahasa Hindi memiliki keduanya — itu sepuluh dari tiga puluh tiga konsonan yang sepenuhnya baru.
Aspirasi berarti hembusan udara: क dan ख adalah dua huruf berbeda dan menukarnya mengubah kata. Retrofleks ट ठ ड ढ diucapkan dengan lidah melengkung ke belakang.
Yang kedua adalah infleksi. Bahasa Indonesia hampir tidak menandai apa pun pada kata, sedangkan bahasa Hindi menandai gender, jumlah, dan tingkat kesopanan pada kata benda, kata sifat, dan kata kerja sekaligus. Ini bukan konsep yang sulit, tetapi kebiasaan yang benar-benar baru.
Delapan hari pertama untuk konsonan saja: aspirasi dan retrofleks bersama-sama. Sepuluh bunyi baru adalah beban kerja Anda yang sesungguhnya, dan ini murni soal pendengaran, bukan mulut.
Lalu panen lapisan Sanskerta. Cari tahu berapa banyak kata Hindi yang sudah Anda kenali — biasanya beberapa ratus, dan itu mengubah bentuk kursus yang masuk akal untuk Anda.
Kemudian aksara Devanagari, yang bersifat fonetis dan konsisten.
Terakhir infleksi, yang merupakan proyek panjang dan paling cepat diperbaiki oleh seseorang yang mengoreksi Anda.
Tidak ada angka yang jujur tanpa mengetahui berapa jam per minggu yang Anda gunakan. Membaca Devanagari memerlukan sekitar tiga puluh hingga lima puluh jam, karena aksaranya fonetis dan jumlahnya terbatas. «Hindi bertahan hidup» — sapaan, angka, harga, arah — sekitar seratus jam. Percakapan sederhana tentang kehidupan Anda, dengan kesalahan yang tidak menghalangi pemahaman, berkisar antara tiga ratus hingga lima ratus jam.
Yang paling menggerakkan angka-angka itu bukan bahasa ibu Anda, melainkan dua hal: berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk berbicara alih-alih membaca, dan apakah Anda berlatih setiap hari. Dua puluh menit sehari jelas mengalahkan tiga jam pada hari Minggu, karena ingatan mengendap di antara sesi dan jika jaraknya seminggu tidak ada yang tersisa untuk diendapkan.
| Español | हिन्दी | ≈ |
|---|---|---|
| Halo | नमस्ते | namaste |
| Terima kasih | धन्यवाद | dhanyavaad |
| Nama saya … | मेरा नाम … है | mera naam … hai |
| Saya tidak mengerti | मुझे समझ नहीं आया | mujhe samajh nahin aaya |
| Ini berapa harganya? | यह कितने का है? | yeh kitne ka hai |
Devanagari is easy to get slightly wrong when it is typed by hand — a missing matra, the wrong nukta. If something here looks off to you, trust a native speaker over this page and please tell us so it gets fixed — it takes a moment and a real person reads it. Romanised spellings are a guide to the sound, not a standard: there is no single official way to write Hindi in Latin letters.
Membaca memberi Anda tata bahasa. Berbicara hanya terjadi bersama manusia lain. Pengajar kami adalah penutur asli bahasa Hindi di India dan mengajar satu lawan satu lewat video.
$6 — Kelas mulai dari per sesi, dikonversi otomatis ke mata uang Anda.
Lihat pengajarAlat-alatnya berbahasa Inggris, tetapi bahasa Hindi yang diajarkan sama dan tidak ada yang meminta pendaftaran:
Vokal dan ratusan kata Sanskerta sudah Anda miliki. Kesulitan sesungguhnya adalah sepuluh konsonan baru dan sistem infleksi.
Tidak untuk berbicara. Untuk membaca, aksaranya fonetis dan kebanyakan orang membaca kata sederhana dalam empat sampai enam minggu.
Jauh lebih bergantung pada jam mingguan Anda daripada bahasa ibu. Membaca Devanagari 30-50 jam, percakapan sederhana 300-500 jam.